Create your own Hexatar

01 April 2016

Sekolah Kedokteran Kelas Dunia dari Kuba

Kita kenal Kuba sebagai negara komunis yang diembargo secara ekonomi selama bertahun-tahun. Kuba adalah negara miskin yang terkebelakang secara ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun ternyata mereka menyimpan mutiara yang luar biasa bernama ELAM (Sekolah Kedokteran Amerika Latin). Sekolah inspiratif yang lahir dari inisiatif pribadi-pribadi idealis dari tempat yang tak terpikirkan.


Berikut terjemahan bebas dari tulisan Sam Loewenberg dan Allison Shelley berjudul "Can Cuban Medicine Help Solve American Inequality?" yang dimuat di Medium. Sebuah tulisan dari orang Amerika untuk masyarakat Amerika, namun sangat relevan bagi kita di Indonesia. Semoga bisa menjadi inspirasi pagi para pemimpin dan pakar kedokteran di Indonesia. Bahwa dari anggaran yang minim dan keterbelakangan, tak ada sesuatupun yang dapat menghentikan kita untuk berbuat yang terbaik, selama niat baik itu selalu tertanam di hati.

21 Februari 2016

Ketrampilan Datang dari Latihan Berulang (Repetitive Training)

Alah bisa karena biasa, itu pepatah bahari yang sering kita dengar dari para sesepuh. Suatu kebisaan dibangun dari kebiasaan melakukannya. Dalam teori modern ada mantra skill comes from repetitive training, artinya sama saja, suatu ketrampilan didapat dari latihan yang dilakukan berulang-ulang. Sekolah kejuruan dan vokasi memiliki prinsip yang sama karena beroientasi pada pembentukan skill. Maka metode pelatihan pun dilakukan dengan kegiatan praktik yang bersifat repetitif. Berikut video sangat menarik tentang betapa trampilnya banyak orang yang berasal dari berbagai profesi. Semua bisa dilakukan karena dilakukan berulang terus-menerus. Semakin banyak jumlah perulangan maka semakin tinggi tingkat pengalaman yang didapat. Semakin tinggi tingkat pengalaman, maka semakin tinggi pula tingkat ketrampilan yang dimiliki. Kita pasti tahu bagaimana seorang pilot (penerbang) diukur level ketrampilannya menggunakan jam terbang. Lalu bagaimana mengukur tingkat skill pekerja yang membuat teh tarik di Malaysia itu?



08 Februari 2016

Program Studi D4 (Diploma IV) di Indonesia (Daftar Lengkap)

Berdasar aturan dari Kemdikbud, terdapat 1070 Program Studi yang sudah ada dan/atau dapat diadakan di Indonesia. Diantaranya berasal dari jenis pendidikan akademik (S1) dan vokasi (D4 dan D3). Berikut daftar lengkap Prodi D4 di Indonesia. Data ini juga bisa membantu para calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke perguruan tinggi. Idealnya, proses memilih jurusan harus dimulai dari minat, bakat, serta tujuan hidup. Silakan pelajari daftar ini agar jangan sampai terjebak masuk kuliah hanya sekedar ikut-ikutan atau tanpa dasar apapun.

Program Studi S1 (Sarjana) di Indonesia (Daftar Lengkap)

Berdasar aturan dari Kemdikbud, terdapat 1070 Program Studi yang sudah ada dan/atau dapat diadakan di Indonesia. Diantaranya berasal dari jenis pendidikan akademik (S1) dan vokasi (D4 dan D3). Berikut daftar lengkap Prodi S1 di Indonesia. Data ini juga bisa membantu para calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke perguruan tinggi. Idealnya, proses memilih jurusan harus dimulai dari minat, bakat, serta tujuan hidup. Silakan pelajari daftar ini agar jangan sampai terjebak masuk kuliah hanya sekedar ikut-ikutan atau tanpa dasar apapun.

Program Studi D3 (Diploma III) di Indonesia (Daftar Lengkap)

Berdasar aturan dari Kemdikbud, terdapat 1070 Program Studi yang sudah ada dan/atau dapat diadakan di Indonesia. Diantaranya berasal dari jenis pendidikan akademik (S1) dan vokasi (D4 dan D3). Berikut daftar lengkap Prodi D3 di Indonesia. Data ini juga bisa membantu para calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke perguruan tinggi. Idealnya, proses memilih jurusan harus dimulai dari minat, bakat, serta tujuan hidup. Silakan pelajari daftar ini agar jangan sampai terjebak masuk kuliah hanya sekedar ikut-ikutan atau tanpa dasar apapun.

Layanan Karir di Sekolah Bisnis Kanada dan Amerika Serikat

Semakin banyak perguruan tinggi saat ini menyediakan "layanan karir" bagi para mahasiswanya, istilah yang sering dipakai adalah "career service" dibawah lembaga "career center". Hampir semua PTN maupun PTS Indonesia yang telah menjalankan layanan ini berjalan secara "apa adanya" tanpa ada standar atau saling belajar satu sama lain melalui "best practices" yang dimiliki oleh setiap institusi yang telah menjalankan.

Berikut disampaikan satu acuan ilmiah yang menarik tentang penyelenggaraan layanan karir di Kanada dan Amerika Serikat. Judul makalah asli adalah "Effective Career Services Practices: The Case of Canadian Business Schools" yang ditulis oleh Catherine Elliott dan Linda M. Manning dari University of Ottawa. Makalah ini diterbitkan di Canadian Journal of Career Development tahun 2009. Artikel ilmiah ini dibuat untuk membandingkan praktek-praktek terbaik yang telah dilakukan perguruan tinggi bisnis (business school) di Kanada dan membandingkannya dengan program layanan karir yang sukses di Amerika Serikat.

Perkembangan Jumlah Program Studi Vokasi di Indonesia

Berikut tabel perbandingan jumlah Program Studi pada setiap jenis pendidikan (akademik, vokasi, profesi, dan spesialis) dan jenjang berdasar 2 sumber. Terlihat Prodi di jenis pendidikan vokasi semakin bertambah (dari 23% menjadi 28%) dan akademik menurun porsinya (dari 69% menjadi 65%). Secara umum gambaran ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi makin berkembang. Terlihat juga terjadi pergeseran dominasi dari S1 menjadi S2. Namun yang terpenting adalah adanya kenyataan bahwa jumlah total Prodi meningkat tajam dari 722 di tahun 2014 menjadi 1070 di 2015. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah mengakomodasi adanya dinamika yang begitu tinggi di dunia ilmu pengetahuan.

Klik gambar untuk memperbesar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...