15 Maret 2012

Pendidikan Vokasi/Kejuruan di Finlandia

Finlandia dikenal sebagai salah satu negara dengan pendidikan terbaik di dunia. Ada banyak sekali sumber yang membahas tentang kehebatan sistem pendidikan mereka, namun masih sangat sedikit yang mengkaji pendidikan kejuruan disana. Sistem pendidikan Finlandia adalah sistem yang egaliter, tanpa biaya sekolah dan disediakan makanan gratis di sekolah untuk siswa full-time. Anggaran pendidikan Finlandia pada tahun 2009 adalah Euro 11,1 milyar atau Euro 2100 per kapita (sekitar Rp 25 juta per kapita per tahun).

Di Finlandia, pendidikan kejuruan dimulai di level pendidikan menengah. Setelah sembilan tahun sekolah umum yang komprehensif, siswa dapat memilih untuk melanjutkan ke salah satu "lukio" (sekolah menengah atas), suatu lembaga pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk masuk pendidikan tinggi, atau bisa pula masuk ke "ammattikoulu" (sekolah menengah kejuruan/vokasional). Kedua bentuk pendidikan menengah ini berdurasi tiga tahun, dan memberikan kualifikasi formal bagi lulusannya. Lulusan pendidikan umum bisa melanjutkan ke universitas umum dan politeknik, namun lulusan pendidikan kejuruan hanya bisa masuk ke politeknik atau langsung bekerja. Sertifikat kelulusan diperlukan untuk masuk universitas atau "ammattikorkeakoulu" (politeknik di Finlandia).

Pendidikan di sekolah menengah kejuruan adalah gratis, dan mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah bisa mendapatkan beasiswa dari negara untuk jenjang yang lebih tinggi. Kurikulum ditekankan pada materi kejuruan dan selalu disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Sekolah-sekolah kejuruan sebagian besar dikelola oleh pemerintah kota.

Dalam bidang-bidang tertentu (misalnya sekolah polisi, pelatihan personil untuk kontrol lalu lintas udara, dll), persyaratan masuk sekolah kejuruan seperti ini adalah harus lulus dari "lukio" (sekolah menengah umum), hal ini menyebabkan siswa lulusan sekolah menengah kejuruan terpaksa harus menyelesaikan pendidikan menengah mereka dua kali jika ingin masuk ke pendidikan khusus seperti ini.

Baca juga catatan saya tentang perbandingan pendidikan kejuruan di 3 negara Eropa Utara atau Skandinavia yaitu Finlandia, Swedia dan Norwegia.

Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah atas dimulai pada umur 16 atau 17 dan berlangsung selama tiga sampai empat tahun. Pendidikan tingkat ini sudah tidak wajib. Siswa pada tingkat ini dapat memilih untuk menjalani pendidikan dan pelatihan kerja pada sekolah menengah kejuruan untuk mengembangkan kompetensi kejuruan dan untuk mempersiapkan mereka masuk politeknik dan bekerja.

Sekolah menengah atas kejuruan akan mendapatkan kualifikasi kejuruan (dalam bahasa Finlandia: ammatillinen perustutkinto, bahasa Swedia: yrkesinriktad grundexamen). Penyelesaian kualifikasi kejuruan ini memakan waktu 3 tahun dan lulusannya akan dinyatakan layak untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi kejuruan (disebut sebagai AMK atau politeknik) atau bekerja.

Pendidikan ini bisa dilaksanakan dalam sekolah kejuruan multi-bidang (memiliki banyak jurusan) atau khusus (hanya jurusan tertentu), dapat juga diselenggarakan dalam bentuk pelatihan magang yang menggabungkan pembelajaran di tempat kerja dan studi teoritis di lembaga pendidikan kejuruan. Kualifikasi kejuruan ini juga dapat diambil sebagai kualifikasi berbasis kompetensi, dimana keterampilan kejuruan dan persyaratan pengetahuannya sama tetapi independen (dilakukan diluar) dari pendidikan formal dan pelatihan.

Pendidikan dan pelatihan kejuruan diatur oleh Undang-Undang Pendidikan Kejuruan (630/1998) dan Surat Keputusan (811/1998). Untuk mendapatkan hak penyelenggaraan dan pemberian kualifikasi kejuruan, penyelenggara pendidikan harus memiliki lisensi yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan, yang menentukan bidang studi, jumlah siswa, kewajiban penyelenggara, dll.

Pendidikan dan pelatihan kejuruan pada tingkatan ini memiliki delapan sektor yaitu:
  1. Humaniora dan Pendidikan
  2. Budaya
  3. Ilmu Alam
  4. Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
  5. Pariwisata, Katering dan Jasa Domestik
  6. Pelayanan Sosial, Kesehatan dan Olahraga
  7. Teknologi, Komunikasi dan Transportasi
  8. Ilmu Sosial, Bisnis dan Administrasi.
Secara keseluruhan, ada 52 kualifikasi kejuruan terbagi dalam 113 program studi.

Kementrian Pendidikan yang memutuskan bentuk struktur kualifikasi kejuruan. Dewan Nasional Pendidikan yang menyusun kurikulum inti nasional dan pedoman kualifikasi, menentukan tujuan, isi, dan kriteria penilaian studi. Kurikulum inti ditangani oleh komite pelatihan tripartit (pemerintah, dunia industri dan penyelenggara pendidikan/pelatihan), yang berupa badan terdiri dari para ahli yang didirikan di bawah Kementrian Pendidikan untuk memberikan saran dalam merencanakan dan mengembangkan pendidikan kejuruan dan pelatihan.

Pada level ini siswa bisa memilih pendidikan umum dengan masuk sekolah menengah atas akademik yang fokus pada persiapan untuk studi lanjutan. Lulusan pendidikan menengah atas umum dapat melanjutkan ke universitas dan/atau AMK tingkat pasca sarjana dengan gelar profesional di bidang-bidang seperti hukum, kedokteran, sains, pendidikan, dan humaniora. Penerimaan ke sekolah-sekolah tinggi akademik didasarkan pada IPK, dan dalam beberapa kasus dengan tes akademis dan wawancara. Setelah lulus dari sekolah kejuruan, para lulusan menerima sertifikat sekolah kejuruan.

Pendidikan Tinggi

"Ammattikorkeakoulu" ("yrkeshögskola" dalam Bahasa Swedia, polytechnic atau university of applied sciences dalam Bahasa Inggris, sekolah tinggi ilmu terapan dalam Bahasa Indonesia), disingkat AMK, adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi vokasional di Finlandia.

Istilah ini secara harfiah berarti "sekolah tinggi pendidikan kejuruan". Meskipun Kementerian Pendidikan Finlandia merekomendasikan istilah bahasa Inggris "politeknik", namun Konferensi Rektor dari Universitas-universitas Finlandia bidang Ilmu Terapan telah memutuskan untuk menggunakan istilah "universitas ilmu terapan".



Tidak seperti universitas, AMK fokus pada penelitian dan pengembangan dengan menerapkan pengetahuan yang sudah ada sebelumnya, jadi tidak untuk menghasilkan penelitian baru. Mereka memiliki tujuan yang sangat jelas yang diatur dan dinyatakan dalam perencanaan pembangunan masing-masing daerah. Ada keterkaitan erat antara kebijakan pembangunan daerah dengan strategi pendidikan di tingkat institusi. AMK mewajibkan lima bulan pelatihan praktis untuk semua siswa. AMK menghasilkan lulusan profesional untuk kebutuhan lokal (diutamakan mengisi kebutuhan daerah masing-masing) dan dikelola oleh pemerintah kota, meskipun mereka menerima sebagian besar dana dari pemerintah pusat. Tidak ada biaya kuliah diminta dari siswa. Berikut contoh institusi ini yang bernama Arcada University of Applied Life di kota Helsinki.

Sampai saat ini, AMK yang hanya memberikan gelar perguruan tinggi (3-4 tahun) yang khusus untuk pekerjaan tertentu (misalnya "insinööri", diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris sebagai Bachelor of Engineering atau Sarjana Teknik). Gelar ini berbeda dengan gelar yang diterima di universitas umum, namun memiliki tingkat yang sebanding.

Gelar dari AMK lebih berorientasi pada aplikasi praktis, sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan gelar yang ditawarkan oleh Universitas di Finlandia. Seorang pemegang gelar AMK yang ingin mendapatkan gelar magister dari universitas Finlandia harus menyelesaikan 60 kredit pada materi teori dan studi ilmiah sebagai tambahan untuk persyaratan gelar Magister normal.

Pada tahun 2005, gelar AMK yang lebih tinggi mulai diperkenalkan (yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris sebagai Master atau gelar magister di Indonesia). Gelar ini bisa diperoleh bagi lulusan universitas atau AMK yang melanjutkan studi sambil bekerja. Parlemen Finlandia telah menyetujui pembuatan gelar AMK yang lebih tinggi, mirip dengan gelar magister di universitas. Gelar baru ini akan memberikan kualifikasi yang sama seperti gelar magister universitas di bidang pendidikan yang sama. Tapi calon mahasiswa lulusan AMK yang ingin masuk program ini harus memiliki minimum 3 tahun pengalaman kerja yang diperoleh setelah gelar tersier (setara sarjana S1).

Suatu program magister di AMK ideal untuk seseorang untuk persiapan mengambil peran manajerial dalam organisasi. Dibutuhkan 90 kredit dan studi dapat dilaksanakan sambil bekerja selama 2-4 tahun. AMK tidak memberikan gelar yang lebih tinggi dari itu sepeti gelar Ph.D. yang diberikan oleh universitas. Lulusan AMK juga tidak bisa melanjutkan studi doktoral di universitas.

Pendidikan tinggi Finlandia memiliki model ganda (dual model), dimana perguruan tinggi (yliopisto) fokus pada jenjang magister atau gelar yang lebih tinggi, sementara AMK fokus pada pendidikan sarjana kejuruan/vokasional dan pendidikan praktis. Ungkapan "sama tetapi berbeda" digunakan dalam hubungannya dengan model ganda, yang berarti bahwa AMK dan universitas mememiliki tujuan yang berbeda di bidang pendidikan tinggi dan tidak boleh/bisa digabungkan pada tingkat manapun.

Ada sekitar 100 ribu siswa belajar di AMK. Bidang yang paling banyak diminati adalah pendidikan teknik, dimana semua sekolah memberikan pelajaran fundamental dalam matematika dan fisika yang terkait dengan bidang studi yang dipilih. Sarjana Teknik dapat lulus setelah minimal empat tahun perkuliahan dan telah menyelesaikan 240 kredit. Gelar "insinööri" (AMK) atau "ingenjör" (YH) sering disetarakan dengan 'Sarjana Teknik' atau "Bachelor of Engineering" dari luar Finlandia. Bidang lain yang tersedia di AMK adalah kesehatan (keperawatan), bisnis, dan budaya.

Contoh Kasus AMK

Arcada adalah universitas ilmu terapan dengan status negeri yang diakui, terletak di kota Helsinki, Finlandia. Arcada didirikan pada tahun 1996 dan memperoleh status permanen dari Departemen Pendidikan pada tahun 1998. Arcada dikelola oleh Yayasan Stiftelsen Arcada.

Ada sekitar 170 staf/pegawai dan 2900 mahasiswa di Arcada. Arcada menawarkan 16 program gelar (setara S1 dan S2 di Indonesia), empat di antaranya dalam bahasa Inggris. Arcada juga menawarkan studi spesialisasi, pelatihan tambahan berorientasi profesi dan kursus terbuka dibawah payung program Pendidikan Lanjutan Arcada. Arcada menawarkan pendidikan dalam bidanga Olahraga, Kesehatan, Sosial, Administrasi Bisnis, Media dan Teknologi.

Yang menarik, Arcada menyebut dirinya sebagai "University of Applied Life", artinya universitas "hidup terapan" dan bukan sekedar "ilmu terapan". Tampaknya ini adalah hal yang mendasari penyelenggaraan pendidikan di AMK, belajar untuk hidup.

Program Gelar yang ditawarkan:

Program gelar dalam Bahasa Inggris

1. International Business
2. Nursing
3. Plastics Technology
4. Human Ageing and Elderly Service

Program gelar dalam Bahasa Swedia

1. Business Administration
2. Distributed Energy Systems
3. Electrical Engineering
4. Emergency Care
5. Film and Televison
6. Information and Media Technology
7. Information Technology
8. Mechanical and Production Engineering
9. Media Culture
10. Media Technology
11. Occupational Therapy
12. Physiotherapy
13. Nursing
14. Social Services
15. Sports and Health Promotion
16. Tourism
17. Plastics Technology

Program Magister

1. Media Management
2. Real Estate Management

Lihat website Arcada di http://www.arcada.fi/en. Lihat juga contoh kurikulum program gelar 4 tahun dalam bidang Teknologi Informasi disini.

Baca juga catatan saya tentang perbandingan pendidikan kejuruan di 3 negara Eropa Utara atau Skandinavia yaitu Finlandia, Swedia dan Norwegia.

2 komentar:

  1. berarti, dari sekolah AMK tidak bisa melanjutkan di di gelar S3?

    BalasHapus
  2. Cara daftar mau masuk ke smk di Finlandia gimana?apalagi kalau kita orang indonesia?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...