20 November 2016

Bidang Studi Utama Ilmu Informatika dan Komputer di Perguruan Tinggi Indonesia

APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) menyusun kurikulum yang dipergunakan di pendidikan tinggi Indonesia mengacu pada standar best practice internasional yang disusun dan dikeluarkan oleh ACM dan IEEE. Standar yang dipakai adalah versi terakhir yang disebut sebagai Curricula 2005. Berikut rumpun ilmu informatika dan komputer yang dibagi menjadi 5 (lima) Bidang Studi Utama.

1. SISTEM KOMPUTER (Computer Engineering), yang menekankan pada kemampuan individu dalam merancang dan mengembangkan perangkat keras berbasis digital (rekayasa perangkat keras/hardware).
  • Terkait dengan desain dan konstruksi sistem berbasis komputer/digital. 
  • Mencakup studi mengenai perangkat keras, perangkat lunak, teknologi komunikasi, dan interaksi di antara komponen tersebut. 
  • Fokus pada teori, prinsip, dan praktek terapan ilmu elektronika serta matematika, untuk kemudian diimplementasikan dalam bentuk desain komputer atau teknologi lain berbasis digital. 
  • Belakangan ini berkembang menjadi ilmu yang mempelajari pula cara mendesain beragam peralatan berbasis digital yang banyak ditemui di pasar (digital gadget) dan beragam peralatan perangkat keras komunikasi yang banyak dipergunakan dalam jaringan komputer. 
  • Disamping itu, terkait pula dengan studi perancangan komponen berbasis digital (embedded devices).
Variasi nama: Teknik Komputer, Sistem Komputer, Rekayasa Perangkat Keras, Komputerisasi Digital, Ilmu Komputer Digital, Rekayasa Komputer, dan lain sebagainya.

2. ILMU KOMPUTER (Computer Science), yang menekankan pada kemampuan individu dalam merancang dan mengembangkan ragam algorithma komputasi (teori komputasi dan algorithma).
  • Spektrum yang sangat beragam, dari yang sangat teoritis dan algorithmis hingga yang bersifat sangat terapan seperti pengembangan robotika dan sistem cerdas.
  • Terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu (i) Fokus pada teori maupun algorithma yang dipergunakan dalam proses perancangan dan implementasi perangkat lunak; (ii) Fokus pada teori maupun algorithma yang dipergunakan dalam proses dan perancangan sistem perangkat keras serta komponennya; dan (iii) Fokus pada teori maupun algorithma yang dipergunakan sebagai model matematis dalam menyelesaikan permasalahan tertentu.
  • Kurikulumnya sangat kental dengan ilmu pengetahuan terkait dengan logika matematika, komputasi, dan algorithma, yang dalam model terapannya dinyatakan dalam pengembangan program komputer.
Variasi nama: Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Ilmu Komputasi, Informatika, Ilmu Informatika, Matematika Komputasi, dan lain sebagainya.

3. SISTEM INFORMASI (Information System), yang menekankan pada kemampuan individu dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan sistem informasi organisasi sebagai aset utama organisasi.
  • Fokus pada teknik mengintegrasikan solusi teknologi informasi dengan proses bisnis agar kebutuhan organisasi akan informasi dapat terpenuhi.
  • Menekankan pada informasi sebagai sebuah sumber daya penting dalam berproduksi, terutama dalam kaitan kebutuhan korporasi dalam pencapaian visi dan misi yang dicanangkan.
  • Mempelajari aspek penting bagaimana informasi diciptakan, diproses, dan didistribusikan ke seluruh pemangku-kepentingan dalam institusi.
  • Kurikulum ditekankan pada bagaimana memastikan agar teknologi dan sistem informasi yang dimiliki selaras dengan strategi bisnis perusahaan, agar dapat tercipta keunggulan kompetitif dalam bersaing (the value of information technology to the business).
Variasi nama: Sistem Informasi, Manajemen Informatika, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Sistem Informasi, Manajemen Informasi, dan lain sebagainya.

4. TEKNOLOGI INFORMASI (Information Technology), yang menekankan pada kemampuan individu dalam merencanakan, menentukan, dan mengelola teknologi informasi, di mana fitur dan kapabilitas teknologi untuk nilai tambah.
  • Fokus pada aspek “teknologi” sebagai entitas pemungkin (enabler) organisasi.
  • Menekankan pada proses tata kelola, perencanaan dan organisasi, pengadaan dan implementasi, penerapan dan pemeliharaan, serta pengawasan dan evaluasi sumber daya teknologi informasi yang ada pada suatu institusi.
  • Spektrum fokus kurikulum dari sekedar mempelajari kecenderungan teknologi di masa mendatang hingga melakukan “perancangan” ide atau gagasan terhadap inovasi teknologi yang dibutuhkan organisasi.
  • Kurikulum akan sangat padat dengan isu tata kelola dan governance teknologi informasi.
Variasi nama: Teknologi Informasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informasi, Telematika, Teknologi Informatika, dan lain sebagainya.

5. REKAYASA PERANGKAT LUNAK (Software Engineering), yang menekankan pada kemampuan dalam merancang dan mengembangkan perangkat lunak (software).
  • Menekankan pada pengembangan dan penerapan metodologi pembuatan perangkat lunak dengan kualitas prima.
  • Fokus pada pengembangan model sistematis dan terpercaya, yang harus dipergunakan sebagai panduan dalam mengembangkan berbagai jenis perangkat lunak.
  • Selain perangkat lunak aplikasi, mencakup pula pengetahuan mengenai bagaimana membangun sebuah perangkat lunak sistem (system software) dan perangkat lunak penunjang (tool software).
  • Disamping itu, dibekali pula ilmu yang terkait dengan seluk beluk infrastruktur di satu sisi, dan sistem informasi di sisi lainnya, karena kedua komponen tersebut merupakan entitas penting yang berada dalam ruang lingkup pengembangan perangkat lunak.
Variasi nama: Rekayasa Perangkat Lunak, Rekayasa Software, Programming, Pengembangan Software, dan lain sebagainya.

Disamping kelima bidang studi utama tersebut di atas, aneka ragam bidang studi baru yang ditawarkan oleh kebanyakan akademi (tingkat diploma) karena tingginya kebutuhan pasar, seperti misalnya: Komputerisasi Akuntansi, Multimedia, Animasi, Broadcasting, Programming, dan lain sebagainya.

Sumber: APTIKOM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...