08 Juli 2012

Pentingnya Program Karir di Sekolah Menengah

Sebuah makalah tahun 2012 dari Australia tentang kasus implementasi program karir di sekolah menengah setara (SMA) menarik perhatian saya. Makalah ini ditulis oleh Robyn Broadbent, Marcelle Cacciattolo, dan Theo Papadopoulos. Judul asli adalah "Good Practice in Secondary School Careers Programs: A Case Study of the Approach of One Inner City School". Makalah ini terbit dalam jurnal Education and Training.

Program karir dalam kurikulum sekolah menengah dapat menimbulkan dampak terhadap terbentuknya rasa (sense) terhadap arah dan makna kehidupan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk melaporkan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2009 dari program karir di satu sekolah menengah di pinggiran barat kota Melbourne, Australia. Desain/metodologi/pendekatan, tim peneliti menggunakan pendekatan multi-metode dengan mengumpulkan 273 survei dan melakukan diskusi kelompok terarah (FGD, focus group discussion) dan wawancara, memastikan suara anak muda bisa terserap secara baik. Temuan adalah bahwa program karir dan transisi (sekolah ke kerja) yang inovatif mampu menciptakan kesempatan bagi anak muda untuk merencanakan masa depan mereka. Demikian pula sebaliknya dimana tidak adanya program karir yang baik dapat menghalangi kesempatan para siswa mendapat wawasan baru. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya bagi sekolah untuk mendukung kelas inklusif yang memungkinkan siswa untuk membuat keputusan tentang jalur karir mereka berdasar informasi yang lengkap.

Program karir adalah program pendidikan yang menggabungkan mata pelajaran terkait dengan komponen pekerjaan dalam sektor pekerjaan atau karir tertentu. Program ini dirancang untuk mempersiapkan transisi dari sekolah ke tempat kerja atau pendidikan dan pelatihan lanjutan. Program karir memberikan para siswa kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar yang spesifik pada pekerjaan tertentu dan memberikan pengalaman kerja di masyarakat atau dunia kerja. Mereka diarahkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan persiapan karir mulai dari eksplorasi jenis karir yang berbeda,  pengenalan dan persiapan masuk ke pendidikan dan pelatihan lanjutan untuk karir tertentu, hingga menyediakan jalur karir yang sangat spesifik bagi siswa sesuai minat, bakat dan kondisi masing-masing (MoE British Colombia, CA).

Keterbatasan penelitian dan implikasinya, hasil penelitian ini kemudian digunakan untuk membuat suatu model implementasi yang baik dan memperlihatkan betapa besarnya dampak transformasional dari program karir dan transisi bagi kaum muda. Penelitian ini mengeksplorasi pengetahuan, keyakinan, sikap dan persepsi para siswa saat mereka masih di sekolah. Studi lanjutan yang  dilakukan pada orang yang sama ketika mereka melanjutkan ke pendidikan tinggi dan/atau pekerjaan, akan memungkinkan lebih banyak bukti definitif tentang transisi yang terjadi sebenarnya dan hasil riil yang dialami oleh kaum muda tersebut.

Penelitian dan makalah ini dapat memberikan manfaat untuk sektor pendidikan sebagai upaya untuk merespon kebutuhan mengembangkan pendekatan yang lebih baik untuk generasi muda dalam melalui masa transisi yang sukses dalam memilih dan menjalani pendidikan lanjutan dan/atau pekerjaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...